Waspadai Mitchell Baker! Pelatih Vietnam Kim Sang-sik: Kami Siap Redam Ketajaman Striker Jangkung Indonesia
JAKARTA, Cahaya Timur News — Laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026 antara Indonesia dan Vietnam menyajikan duel yang tak kalah sengit dari pertarungan di atas kertas. Sorotan utama tertuju pada Mitchell Baker, penyerang jangkung Indonesia yang telah mencetak empat gol dan memuncaki daftar top skor sementara turnamen.
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, mengakui kewaspadaan penuh terhadap ancaman yang dibawa oleh pemain berpostur 196 cm itu. Baker bukan hanya unggul dalam duel udara, tetapi juga lincah dalam menyambar umpan-umpan pendek di kotak penalti. Setiap peluang yang ia dapatkan nyaris selalu berakhir dengan gol.
Namun, Kim Sang-sik menegaskan bahwa Vietnam tidak gentar. Kepercayaan diri tim berjuluk Golden Star Warriors itu semakin kokoh berkat rekor impresif di lini belakang. Mereka belum kebobolan dalam dua pertandingan terakhir, dengan kiper Patrik Le Giang menjadi benteng terakhir yang tangguh.
“Kami sudah menganalisis dua laga awal Indonesia. Mereka adalah tim yang sangat kuat. Baker memiliki fisik tinggi, kuat di udara, dan sulit dijaga karena penempatan posisi serta kemampuan menembaknya,” ujar Kim dalam sesi konferensi pers, Minggu (2/8), dikutip dari aseanutdfc.
Meskipun waspada, pelatih asal Korea Selatan itu menolak memberikan perhatian berlebihan pada satu pemain. Menurutnya, kunci keberhasilan meredam Baker terletak pada kerja sama tim yang solid, bukan hanya tugas seorang bek.
“Vietnam juga tidak kebobolan di dua laga awal, jadi para bek kami memiliki kepercayaan diri. Bertahan bukan tanggung jawab satu pemain. Seluruh barisan belakang harus tetap rapat dan bekerja sama,” tegas Kim.
Duel yang akan berlangsung Senin (3/8) malam pukul 20.30 WIB ini menjadi penentu nasib kedua tim di fase grup. Indonesia yang bermain di hadapan pendukung sendiri tentu ingin memanfaatkan atmosfer stadion sebagai energi tambahan. Sementara Vietnam datang dengan modal pertahanan kokoh dan optimisme tinggi.
Laga ini diprediksi berjalan sengit. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk mengamankan tiket ke babak gugur. Pertahanan rapat Vietnam akan diuji oleh ketajaman Baker dan lini serang Indonesia yang agresif. Sebaliknya, serangan balik cepat Vietnam juga bisa menjadi ancaman serius bagi tuan rumah.
Satu hal yang pasti, malam ini bukan hanya tentang strategi di atas kertas, tetapi juga tentang siapa yang lebih siap secara mental dan fisik. Indonesia percaya pada kekuatan kolektif dan publik sendiri, sementara Vietnam mengandalkan disiplin dan pengalaman. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Kita tunggu laga seru di stadion.


