Senin, 3 Agustus 2026 10:02 WIT

BerandaBerita Nasional

Berita Nasional

Persiapan Matang Menuju 2029! Golkar Sudah Hitung Caleg, Target 2027 Mulai Kerja Politik

JAKARTA, Cahaya Timur News — Partai Golkar tak membuang waktu. Jauh sebelum pesta demokrasi 2029 bergulir, mesin partai berlambang pohon beringin itu sudah mulai bergerak. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa partainya kini mulai melakukan pendataan dan inventarisasi calon legislatif (Caleg) untuk Pemilu 2029.

Langkah awal ini dilakukan agar pada tahun 2027, Partai Golkar sudah benar-benar siap bertempur di ranah politik. Seluruh konsolidasi internal ditargetkan rampung pada tahun 2026.

“Akhir tahun ini sudah mulai kita menghitung, menginventarisir daftar caleg supaya 2027 kita udah kerja-kerja politik. Konsolidasi diselesaikan semua di tahun 2026,” tegas Bahlil dalam sambutannya pada acara Training of Trainers (TOT) Akademi Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026).

Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Golkar dalam mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk merebut hati rakyat pada kontestasi lima tahun mendatang.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menambahkan bahwa partainya tidak kekurangan stok kader potensial. Bahkan, ia menyebut jumlah caleg yang berpotensi diusung sangat melimpah. Golkar, kata Sarmuji, mengandalkan sumber daya manusia yang telah terlibat dalam infrastruktur partai dari berbagai tingkatan.

“Kita punya banyak organ di partai ini. Sumber caleg itu banyak sekali. Pertama, tentu kita mengandalkan orang-orang yang selama ini terlibat di infrastruktur partai, pengurus DPP, pengurus DPD provinsi, pengurus DPD kabupaten,” jelas Sarmuji di sela-sela acara yang sama.

Tak hanya dari struktur kepengurusan internal, Golkar juga membuka pintu lebar bagi kader dari organisasi sayap partai dan ormas-ormas yang berafiliasi. Bahkan, jaringan-jaringan lain yang terhubung dengan Partai Golkar juga berpotensi menjadi caleg andalan.

“Kita juga bisa bersumberkan dari ormas-ormas yang berafiliasi ke Partai Golkar. Juga bisa bersumberkan dari jaringan Partai Golkar yang lain,” tambahnya.

Namun, Golkar tidak sekadar mencari kader yang populer atau punya kemampuan elektoral tinggi. Partai besutan Bahlil ini menegaskan komitmennya untuk mencetak caleg-caleg yang kompeten dan siap kerja. Salah satu wujudnya adalah melalui kegiatan Training of Trainers (TOT) Akademi Partai Golkar yang saat ini sedang berlangsung.

Sarmuji menegaskan bahwa setiap calon anggota legislatif, baik untuk DPR RI maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota, wajib mengikuti pelatihan kaderisasi ini. Bukan sekadar formalitas, pelatihan ini dirancang untuk membekali para kader dengan kompetensi riil yang dibutuhkan saat mereka duduk sebagai pejabat publik kelak.

“Semua calon-calon anggota legislatif baik DPR RI maupun daerah harus mengikuti training kaderisasi yang diselenggarakan oleh Partai Golkar. Dan inilah awal permulaannya. TOT ini adalah awal permulaannya. Kita ingin anggota Partai Golkar yang jadi pejabat publik adalah mereka yang punya kompetensi, bukan hanya punya kompetensi elektoral bisa cari suara, tapi punya kompetensi dalam menjalankan tugas pada saat dia menjadi pejabat publik baik di eksekutif maupun di legislatif,” pungkas Sarmuji dengan tegas.

Dengan strategi matang dan kaderisasi berkelanjutan, Partai Golkar optimis menyambut Pemilu 2029. Bukan hanya mengejar kursi, tetapi juga memastikan bahwa wakil rakyat dari Partai Golkar benar-benar siap mengemban amanat dan membawa perubahan bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *