Beranda / Berita Olahraga / Otomotif / Merauke Tuan Rumah Kejurnas Motoprix Seri 6, Staf Ahli Bupati: Ini Bukti Kesiapan Daerah Gelar Event Nasional

Merauke Tuan Rumah Kejurnas Motoprix Seri 6, Staf Ahli Bupati: Ini Bukti Kesiapan Daerah Gelar Event Nasional

MERAUKE, CTNews — Kabupaten Merauke kembali dipercaya sebagai tuan rumah ajang balap motor bergengsi tingkat nasional. Babak final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Seri 6 resmi digelar di Merauke pada Minggu, 2 Agustus 2026. Event ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Merauke untuk mendorong pembinaan atlet balap motor sekaligus mempromosikan daerah melalui olahraga otomotif.

Staf Ahli Bupati Merauke, Beny Malik, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Merauke sebagai tuan rumah merupakan bukti nyata kesiapan daerah dalam menyelenggarakan event olahraga berskala nasional. Menurutnya, Kejurnas Motoprix tidak hanya membawa dampak positif bagi dunia olahraga, tetapi juga menjadi peluang emas untuk memperkenalkan Merauke ke kancah nasional serta memperkuat pembinaan olahraga otomotif di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Merauke, kami menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini,” ujar Beny dalam sambutannya.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Merauke, jajaran pengurus KONI Papua Selatan dan KONI Kabupaten Merauke, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua Selatan beserta pengurus, serta para pembalap dan ofisial dari berbagai daerah.

Beny juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh pembalap, ofisial, dan tamu undangan, khususnya yang hadir dari berbagai wilayah di Papua. Ia menegaskan bahwa kehadiran para peserta dari lintas daerah menjadi kehormatan tersendiri bagi masyarakat Merauke dan sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai penyelenggara agenda olahraga nasional yang kredibel.

Lebih lanjut, Beny menekankan bahwa Kejurnas Motoprix bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Event ini merupakan bagian integral dari proses pembinaan atlet balap motor Indonesia. Para pembalap terbaik yang tampil di Merauke nantinya akan melanjutkan persaingan di tingkat nasional untuk memperebutkan Piala Presiden.

“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet, mempererat persaudaraan antardaerah, serta menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah,” tegasnya.

Menurut Beny, nilai-nilai luhur tersebut sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Anak-anak muda tidak hanya dituntut mampu meraih prestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki integritas dan menjunjung tinggi etika dalam berkompetisi. Ia pun mengingatkan seluruh pembalap untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi seluruh regulasi perlombaan, serta mengutamakan keselamatan selama berlaga di lintasan.

Beny berharap keberadaan lintasan balap di Merauke dapat menjadi ruang yang tepat bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan secara positif. Dengan fasilitas yang memadai, olahraga otomotif diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus mendorong generasi muda menjauhi aksi balap liar yang berbahaya bagi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Jadikan lintasan balap sebagai tempat mengukir prestasi dan menunjukkan kemampuan terbaik. Dengan begitu, olahraga otomotif dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda yang positif dan berprestasi,” pungkasnya.

Event Kejurnas Motoprix Seri 6 di Merauke kali ini tidak hanya menyuguhkan persaingan ketat di lintasan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan olahraga otomotif di tanah Papua. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Merauke optimis mampu melahirkan pembalap-pembalap andal yang siap bersaing di tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *