Kamis, 5 November 2026 01:39 WIT
Iklan

Beranda › Berita InTim

Berita InTim

BPBD Halmahera Timur Salurkan 2.235 Masker ke Pelajar di Kota Maba

HALTIM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Timur menyalurkan 2.235 masker kepada pelajar SD, SMP, dan SMA sederajat di sejumlah sekolah sekitar Kota Maba, Jumat (2/10/2026). Penyaluran itu dilakukan untuk mengantisipasi penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Timur Darso Gadjal mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meminimalkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi anak-anak dan pelajar yang menjalani aktivitas belajar di sekolah.

“Sebanyak 2.235 masker kami distribusikan kepada pelajar SD, SMP, dan SMA sederajat di seputaran Kota Maba. Ini merupakan langkah pencegahan untuk melindungi anak-anak dari paparan asap dan debu yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan,” kata Darso.

Menurutnya, asap dari kebakaran hutan dan lahan dapat membawa partikel halus ke udara sehingga kualitas udara menurun. Paparan asap secara terus-menerus berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, iritasi mata, batuk, hingga rasa tidak nyaman saat beraktivitas di luar ruangan.

BPBD tidak hanya menyasar lingkungan sekolah. Masyarakat Halmahera Timur juga diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di luar rumah. Anak-anak, lanjut usia, dan kelompok yang rentan terhadap gangguan pernapasan diminta memakai masker saat bepergian. Jika kondisi udara tidak baik, aktivitas luar ruangan sebaiknya dibatasi.

Darso juga mengingatkan warga agar tidak membakar lahan, kebun, maupun sampah secara sembarangan, terutama saat cuaca panas dan kering. Sebab, api dapat cepat meluas dan memicu kebakaran yang berdampak pada lingkungan serta kesehatan masyarakat.

“Pencegahan harus dilakukan bersama. Kami berharap masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada pemerintah desa, BPBD, aparat keamanan, maupun petugas terkait apabila menemukan titik api,” tegasnya.

BPBD Halmahera Timur akan terus memantau kondisi kebakaran dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat. Koordinasi dengan instansi terkait juga terus diperkuat sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di wilayah Halmahera Timur.

Pembagian ribuan masker kepada pelajar tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus menjadi pengingat bahwa dampak kebakaran tidak hanya mengancam hutan dan lahan, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan