Kamis, 5 November 2026 01:56 WIT
Iklan

Beranda › Berita InTim

Berita InTim

PMI Go To School di Haltim, Ricky Chairul Ajak Pelajar Jadi Contoh dalam Kepedulian Sosial

HALMAHERA TIMUR — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Timur, Ir. Ricky Chairul Richfat, mendorong penguatan dan pengaktifan kembali kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di lingkungan sekolah. Langkah tersebut dipandang krusial sebagai wadah pembentukan karakter, penanaman kepedulian sosial, serta penumbuhan jiwa kerelawanan di kalangan generasi muda sejak dini.

Pernyataan tersebut disampaikan Ricky saat menghadiri program PMI Go To School yang dipusatkan di Aula SMK Negeri 1 Halmahera Timur, Selasa (3/11/2026). Kegiatan edukatif ini melibatkan puluhan perwakilan pelajar dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) di Halmahera Timur.

Ricky menjelaskan bahwa inisiatif PMI Go To School merupakan bagian dari ikhtiar terstruktur PMI untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dasar pada generasi penerus. Nilai-nilai tersebut mencakup kebiasaan saling membantu, menolong tanpa pamrih, menghargai martabat sesama manusia, serta membangkitkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.

Menurutnya, penanaman kepekaan dan empati sosial tidak boleh terlambat dan sebaiknya tidak hanya menyasar siswa jenjang SMA/SMK saja, melainkan harus diintervensi sejak tingkat SMP. Dengan demikian, prinsip kepalangmerahan dan kemanusiaan dapat mengakar kuat serta bertransformasi menjadi kebiasaan hidup sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kesadaran bagaimana saling membantu, saling menolong, dan saling menghargai sejak usia muda,” ujar Ricky di hadapan para pelajar dan dewan guru.

Ia pun berharap seluruh sekolah di Halmahera Timur dapat mengaktifkan unit PMR masing-masing secara berkelanjutan. Bagi Ricky, wadah PMR di sekolah memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar organisasi kesiswaan biasa. Organisasi ini berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran lapangan dalam menumbuhkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kecakapan kepemimpinan, dan kepedulian terhadap permasalahan lingkungan sosial di sekitarnya.

Lebih lanjut, Ricky mendorong para relawan PMR agar dapat menjadi teladan bagi rekan-rekan sebaya lainnya, baik dalam lingkungan pergaulan sekolah maupun di tengah masyarakat luas. Para siswa diingatkan untuk selalu mengedepankan prinsip netralitas dan kesukarelaan dalam membantu siapa pun yang membutuhkan pertolongan tanpa memandang perbedaan latar belakang.

Guna mendukung keberlanjutan organisasi di sekolah, Ricky menyatakan komitmen PMI Kabupaten Halmahera Timur ke depan untuk memberikan dukungan nyata terhadap unit-unit PMR. Bentuk dukungan tersebut direncanakan mencakup bantuan penunjang operasional, penyediaan sarana pembinaan, hingga insentif kegiatan organisasi.

Fasilitasi tersebut diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan program-program kemanusiaan di tingkat sekolah, mempermudah pelatihan dasar kepalangmerahan, serta menopang ragam aksi sosial yang diinisiasi oleh para siswa.

Kendati aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan kepalangmerahan, Ricky tetap memberikan catatan penting agar para siswa tidak mengesampingkan pendidikan formal. Ia menegaskan bahwa tugas akademik tetaplah kewajiban prioritas yang utama bagi seorang pelajar, sehingga keaktifan dalam berorganisasi harus diimbangi dengan prestasi belajar yang baik di sekolah.

Melalui gerakan PMI Go To School ini, PMI Kabupaten Halmahera Timur menargetkan lahirnya generasi pelajar yang tangguh, berkarakter disiplin, berjiwa relawan, serta siap berkontribusi secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan