Pdt. Andre Serhalawan: Kampung Soa Punya Potensi Besar, Kami Konsisten Dampingi Produk Lokal OAP
MERAUKE, Cahayatimurnews.com – Yayasan Dahetok Milah Lestari (YDML) menyerahkan bantuan sejumlah peralatan produksi kepada kelompok petani sereh wangi di Kampung Soa, Merauke. Bantuan ini diberikan untuk mendorong produk minyak sereh wangi lokal agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.
Bantuan yang terdiri dari botol kemasan, label merek, mesin pompa air, hingga gelas laboratorium tersebut diserahkan langsung oleh Direktur YDML, Pdt. Andre Serhalawan, dan diterima oleh Kepala Kampung Soa, Okto Wikom. Penyaluran alat produksi ini merupakan bagian dari program Pengembangan Ekonomi Orang Asli Papua (OAP) yang didanai melalui dana katalis Yayasan Econusa tahun anggaran 2026.

“YDML akan selalu konsisten dalam mendukung, membantu, dan terus mengembangkan beberapa produk unggulan dari Kampung Soa. Pendampingan kami fokuskan baik dari segi packaging (pengemasan), branding (merek), hingga marketing (pemasaran),” ujar Pdt. Andre Serhalawan.
Pdt. Andre menjelaskan, berbekal dana katalis senilai kisaran Rp 40 jutaan untuk kelompok sereh wangi Kampung Soa, YDML berupaya mengoptimalkan program dengan mendatangkan pemateri andal dari Bali sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan fisik kelompok tani. Ke depannya, ia berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat meningkatkan sinergi dan dukungan agar berbagai kekurangan yang masih dialami kelompok tani dapat terpenuhi.
Lebih lanjut, Pdt. Andre mengungkapkan bahwa Kampung Soa menyimpan potensi komoditas lokal yang melimpah, tidak hanya sereh wangi, tetapi juga kacang mete, pisang dewaka, kelapa, dan hasil bumi lainnya.
“Kita membutuhkan konsistensi pendampingan yang berkelanjutan agar potensi ini benar-benar berdampak pada ekonomi warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Soa, Okto Wikom, menyambut baik dan mengapresiasi perhatian YDML terhadap produk lokal kampungnya. Menurutnya, bantuan ini menjadi motivasi besar bagi warga.
“Kelompok berjanji akan terus giat dan semangat memproduksi minyak sereh wangi, sebab produk ini telah menjadi ikon dari Kampung Soa,” tandas Okto.
Di akhir kesempatan, Okto juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada YDML, BPE GPI Papua, serta Econusa yang terus bergerak dan berjuang untuk peningkatan ekonomi OAP di kampung-kampung lokal di wilayah Papua Selatan,” tutupnya.




