Vinales Bantah Keras Rumor Pemecatan KTM: “Saya Akan Selesaikan Musim Sesuai Kontrak!”
MISANO — Maverick Vinales angkat bicara. Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu dengan tegas membantah rumor yang menyebut dirinya akan dipecat sebelum musim MotoGP 2026 berakhir. Lewat unggahan di media sosial, Vinales menyatakan bahwa ia berkomitmen menyelesaikan musim ini sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.
Rumor mengenai kepergian lebih awal Vinales dari tim KTM pertama kali dilaporkan oleh Motorsport.com akhir pekan lalu. Laporan tersebut menyebutkan bahwa KTM berencana mengganti Vinales dengan Pol Espargaro sebagai akibat dari kombinasi cedera bahu yang tak kunjung pulih serta ketegangan yang muncul antara pembalap asal Spanyol itu dengan manajemen KTM dan CEO Tech3, Guenther Steiner.
Steiner dikabarkan menginginkan line-up sepenuhnya baru untuk timnya pada musim MotoGP 2027. Hal ini semakin memicu spekulasi bahwa Vinales tidak lagi menjadi bagian dari rencana jangka panjang tim pabrikan Austria tersebut.
Namun, Vinales dengan cepat merespons kabar tersebut melalui akun Instagram Story-nya. Dengan nada tegas, ia menyebut laporan itu “tidak masuk akal” dan meminta publik untuk berhenti menyebarkan informasi yang tidak benar.

“Saya mulai membaca artikel yang tidak masuk akal,” tulis Vinales.
“Minggu lalu saya berada di pusat APC [Red Bull Athlete Performance Centre] dan kami mulai memahami mengapa saya tidak dapat pulih. Saya membandingkan semua informasi ini dengan dokter saya untuk memeriksa apakah ini masalahnya dan bagaimana cara untuk memperbaikinya,” jelasnya.
Vinales juga menegaskan bahwa ia tidak akan pindah ke ajang Superbike (SBK) seperti yang sempat menjadi spekulasi. Ia menutup pernyataannya dengan pernyataan lugas:
“Berhentilah menulis artikel bodoh tentang saya. Saya tidak akan balapan di SBK dan saya akan menyelesaikan tahun ini sesuai kontrak saya.”
Hingga berita ini diturunkan, Crash.net telah menghubungi pihak KTM untuk meminta klarifikasi terkait rumor tersebut, namun belum mendapatkan tanggapan resmi.
Masa Depan Vinales di MotoGP Masih Gelap
Meskipun Vinales dipastikan akan menyelesaikan musim 2026, masa depannya di MotoGP setelah November masih menjadi tanda tanya besar. Spekulasi tentang kepergiannya dari KTM semakin menguat seiring dengan kabar bahwa tim pabrikan asal Austria itu telah melakukan pembicaraan dengan Luca Marini mengenai kursi Tech3 untuk musim 2027.
Pembicaraan tersebut dikabarkan telah berlangsung sejak Grand Prix Belanda di Assen. Selain Marini, nama Manuel Gonzalez dan Senna Agius juga disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Vinales di tim Tech3.
Jika benar KTM bergerak cepat untuk mencari pengganti, maka Vinales kemungkinan besar harus mencari tim baru untuk melanjutkan kariernya di MotoGP. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak mengenai masa depan pembalap berjuluk “Top Gun” tersebut.
Cedera Bahu Jadi Masalah Serius
Vinales sendiri tengah berjuang pulih dari cedera bahu yang mengganggu performanya sepanjang musim. Ia mengakui bahwa proses pemulihan tidak berjalan mulus, sehingga mempengaruhi hasil balapannya. Namun, ia optimistis bahwa dengan penanganan yang tepat, ia bisa kembali ke performa terbaiknya.
Saat ini, Vinales masih fokus pada sisa musim MotoGP 2026 dan bertekad memberikan hasil terbaik untuk tim Red Bull KTM Tech3. Ia juga menegaskan bahwa hubungannya dengan tim tetap baik dan tidak ada masalah internal seperti yang diberitakan.
Kesimpulan: Vinales Tetap Bertahan, Spekulasi Terus Berlanjut
Vinales telah membantah rumor pemecatan, tetapi spekulasi tentang masa depannya di MotoGP tetap akan terus berlangsung hingga ada pengumuman resmi dari KTM. Para penggemar kini menantikan aksinya di MotoGP Inggris pada 7-9 Agustus mendatang, yang akan menjadi ujian pertama baginya di atas lintasan sejak cedera bahu dan kontroversi rumor pemecatan.


